gundar

gundar

Wednesday, October 16, 2013

Prabowo Dukung Pendirian Bank Tani dan Nelayan (tulisan 10)


WE.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Prabowo Subianto mendukung pendirian bank tani dan nelayan.


"Saya mendukung HKTI untuk merintis bank tani dan nelayan untuk menyediakan kredit murah bagi petani dan nelayan," kata Prabowo di Lampung seperti dalam keterangan persnya yang dikeluarkan oleh Media Center Prabowo Subianto di Jakarta, Selasa (8/10/2013).

Pendirian bank tani dan nelayan itu, kata Prabowo, sangat penting karena dilatarbelakangi oleh kesulitan yang dialami oleh petani dan nelayan untuk mendapatkan kredit.

"Kita adalah negara yang sangat kaya. Namun, ironisnya masih banyak rakyat yang terjerat dalam utang rentenir yang memiskinkan," katanya saat melantik pengurus DPD HKTI Provinsi Lampung masa bakti 2013--2018 yang diketuai oleh Rahmat Mirzani Djausal di Lapangan Merah Enggal, Bandar Lampung.

Menurut Prabowo, kehadiran bank tani dan nelayan amat diperlukan untuk mendukung pembiayaan budi daya pertanian dan perikanan.

"Jika kelak bank tani ini berdiri, saya siap menjadi salah satu nasabah dan memberikan modal pertama," kata Prabowo.

Ia juga meminta semua pihak jangan menjual nama petani untuk kepentingan diri sendiri, terlebih mengklaim berjuang untuk petani, tetapi tak berbuat apa-apa untuk petani.

Ketua Dewan Partai Gerindra itu menjelaskan bahwa Indonesia adalah negara kaya. Namun, kekayaannya banyak digerus negara lain.

"Oleh karena itu, kita harus mampu mengolah kekayaan alam sendiri. Kita harus jadi tuan di rumah sendiri. Elite bangsa ini tidak pintar menjaga kekayaan kita. Bahkan, banyak pemimpin yang mudah disogok dan dibeli dengan uang," kata Probowo. (Ant)

PENDAPAT
Sangat bagus sekali bila Bank Tani dan Nelaya benar – benar didirikan, tentu saja hal ini sangat dapat membantu pada petani dan nelayan untuk tetep bisa meneruskan pekerjaannya. Saat kondisi seperti ini di mana bahan kebutuhan mulai naik harganya para petani dan nelayan juga harus mengeluarkan uang yang tidak seperti biasa dan belum tentu para petani dan nelayan ini bisa memenuhinya. Dengan didirikannya Bank Tni dan Nelayan ini diharapkan bisa membantu petani dan nelayan untuk mendapatkan kredit.

Sumber:


Kekarut-marutan DPT (tulisan 9)

 

DALAM pemilihan umum, validitas data pemilih merupakan hal yang tak boleh ditawar-tawar. Daftar pemilih mutlak disusun  seakurat mungkin, sejujur mungkin, lantaran disitulah kualitas dan legitimasi pemilu ditentukan. Sayangnya, data pemilih jelang Pemilu 2014 masih saja porak-parik. Komisi Pemilihan Umum yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilu tahun depan hingga kini belum juga mampu menetapkan daftar pemilih tetap atau DPT. Sampai pekan terakhir September, misalnya, masih ada 65 juta pemilih yang tidak klop antara KPU dan Kementerian Dalam Negeri. Data Kemendagri yang mengacu ke data penduduk potensial pemilih pemilu atau DP4 dengan nomor induk kependudukan mencatat 190.463.184 pemilih, sedangkan data KPU menunjukkan 181.140.282 pemilih. Kemendagri menilai KPU mengabaikan DP4 dalam pemutakhiran daftar pemilih. Sebaliknya, Ketua KPU Husni Kamil Manik beralasan permasalahan tersebut cuma akibat masalah teknis, masalah aplikasi komputer yang digunakan operator Sistem Informasi Data Pemilih atau Sidalih. KPU boleh saja membela diri. Namun, kekarut-marutan data pemilih memaksa penetapan DPT molor sebulan dari jadwal semula pada 7-13 September 2013 untuk direvisi dan dimutakhirkan. Celakanya, ketika perpanjangan waktu berakhir pada Minggu (13/10), DPT tak juga bisa ditetapkan. Hingga kemarin sore, data dari KPU kabupaten dan kota yang masuk Sidalih baru 97%, atau 183.046.324 pemilih. Padahal, masih banyak tahapan pemilu.

Persoalan DPT merupakan persoalan serius, amat serius, karena ketidakberesan dalam menata daftar pemilih sangat rentan penyelewengan. DPT yang amburadul sangat berpotensi dijadikan arena bagi partai tertentu untuk memenangi pemilu.

Kita pernah punya pengalaman kelam di Pemilu 2009. Di antara tiga pesta demokrasi sejak era reformasi, Pemilu 2009 dianggap sebagai pemilu paling buruk menyangkut data pemilih. Macam-macam kejanggalan ditemukan, seperti nama ganda untuk orang yang sama atau orang yang sudah meninggal masih tercatat sebagai pemilih. Bahkan ada yang menyebut 44,5 juta rakyat kehilangan hak pilih. Kita tidak ingin kekacauan serupa kembali meracuni Pemilu 2014. Pemilu merupakan hak politik rakyat, salah satu hak paling asasi yang dijamin konstitusi. Karena itu, negara melalui KPU wajib menjamin terpenuhinya hak itu. Kita mengingatkan KPU untuk tidak main-main dan secepatnya menetapkan DPT secara jujur, fair, dan akurat.
Akurat-tidaknya DPT ialah awal dari baik-buruknya kualitas pemilu. Jika DPT akurat, pemilu akan berkualitas dan tepercaya. Sebaliknya, andai data pemilih kacau-balau, legitimasi pemilu tercederai.

analisis:  

Harga minyak dunia menguat tipis (tulisan 8)


Rabu,  16 Oktober 2013  −  19:08 WIB

Harga minyak dunia menguat tipis
Ilustrasi/Foto: Istimewa
Sindonews.com - Harga minyak di perdagangan dunia naik tipis, akibat pedagang gugup di tengah situasi Amerika Serikat (AS) bergerak lebih dekat menuju default utang.

Kontrak utama New York, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman November, naik 16 sen menjadi USD101,37 per barel. Sementara minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman November, naik lima sen menjadi USD110,01 per barel pada perdagangan di London.

"Kegelisahan pasar menunjukkan meningkat di tengah pembicaraan plafon utang terhenti," kata bank Perancis, Credit Agricole dalam catatannya, seperti dilansir dari AFP, Rabu (16/10/2013).

"Meskipun pada 17 Oktober belum tentu terjadi default utang AS, itu tetap menjadi tanggal penting dalam pikiran investor. Dimana ketegangan terbangun saat kita mendekati tenggat waktu, daripada kesepakatan konkret yang mungkin tidak cukup untuk menjaga sentimen memburuk," jelasnya.

Jika kongres gagal menaikkan plafon utang sebelum Kamis 04.00 GMT (waktu setempat), Departemen Keuangan AS akan mulai kehabisan dana untuk memenuhi kewajibannya dan slip ke arah sejarah default utang pertama, yang analis khawatirkan akan menyebabkan kerusakan besar terhadap ekonomi global.

Pembicaraan yang terhenti di Kongres memicu penurunan di pasar Wall Street. Sementara lembaga pemeringkat Fitch menempatkan rating AAA bagi AS atas kemungkinan downgrade.



analisis:  

Refly Benarkan Sopir Akil Bertugas Menagih Suap (Tulisan 7)


TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara dan pakar hukum tata negara Refly Harun membenarkan bila sopir Ketua Mahkamah Konstitusi Non Aktif, Akil Mochtar, yakni Daryono, berperan sebagai penagih suap saat menangani sengketa pemilu kepala daerah. Dia menuturkan, peran Daryono sudah ada sejak penanganan sengketa Pemilu Kepala Daerah, Simalungun, Sumatera Utara.


"Suapnya mencapai Rp 4 miliar, baru dibayar Rp 2 miliar. Sopir yang disuruh menagih sisanya dulu ternyata sopirnya sama dengan sekarang," ucap Refly ketika ditemui di acara diskusi bertajuk "Tarik Ulur Kewenangan Sengketa Pilkada: antara MK dan MA?", Ahad, 12 Oktober 2013. Akil diduga menerima suap dari klien Refly, Jopinus Saragih.


Refly mengatakan, Jopinus diperas oleh Akil lewat sopirnya. Selain Jopinus, kata Refly, ada dua sengketa Pilkada yang dimintakan uang oleh Akil melalui sopirnya, salah satunya dari Kalimantan. Setelah itu, Refly melaporkan ke Ketua MK saat itu Mahfud Md. Mahfud kemudian menunjuk Refly sebagai ketua tim Investigasi untuk kasus dugaan suap itu. Dia mengatakan cerita tentang sopir Akil di hasil investigasi tersebut.


Refly menduga, sopir Akil memiliki banyak informasi tentang atasannnya itu sehingga memutuskan tidak hadir dalam sidang Majelis Kehormatan Hakim beberapa hari lalu. Sopir Akil, kata Refly, merupakan sopir yang satu-satunya bukan berasal dari Mahkamah Konstitusi dan tak pernah diganti.


"Itu sopir satu-satunya yang tak pernah diganti dan diminta sendiri oleh hakim konstitusi," kata Refly. Dia mengatakan ketidakhadiran Daryono perlu ditelusuri. Dia meminta KPK untuk mengusur kasus lain tak hanya pilkada Gunung Mas dan Lebak.


Beberapa hari ini, sopir pribadi Akil Mochtar, Daryono, memang kerap diberitakan oleh publik. Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Johan Budi bahkan mengatakan sebuah mobil mewah milik Akil yang disita diatasnamakan Daryono. Saat diminta memberi keterangan dalam majelis kehormatan MK beberap waktu lalu, Daryono juga tak datang.
Tanggal 2 Oktober lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi melakukan operasi tangkap tangan terhadap Akil di rumah dinasnya terkait dugaan menerima suap penanganan sengketa Pilkada Gunung Mas, Kalimantan Tengah. Bersama Akil, diamankankan pula politikus Golkar Chairun Nisa dan pengusaha Cornelis Nalau. Diduga pemberi suap adalah calon petahanan Bupati Gunung Mas Hambit Bintih. Akil juga dijerat kasus dugaan suap dalam penanganan sengketa Pilkada Lebak, Banten.

Analisis :
Menurut Refly yang pernah mengungkapkan indikasi suap terhadap Akil Mochtar pada 2010, berdasarkan data investigasinya pada tahun tersebut, sopir Akil memang terlibat dalam beberapa dugaan kasus penyuapan. Refly mengatakan sopir ini adalah ”orang dekat” Akil sejak lama dan diajak ke Jakarta dari Kalimantan Barat.

SBY: Pengusaha Jangan Asal PHK (Tulisan 6)

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengimbau para pengusaha tak menerapkan pemutusan hubungan kerja karyawannya menyusul iklim usaha yang turut memburuk lantaran tingkat inflasi yang tinggi pada kuartal II 2013. Penanganan masalah tenaga kerja yang buruk, kata SBY, memicu permasalahan lain yakni masalah perekonomian dan politik.

"Dunia usaha harus belajar untuk tidak begitu saja melakukan PHK," kata SBY pada acara buka puasa bersama para menteri dan pengusaha di Gedung Kementerian Perindustrian, Sabtu, 3 Agustus 2013.

SBY menuturkan dua hal penting yang harus dijaga oleh perekonomian Indonesia yakni kestabilan pekerjaan dan penciptaan lapangan kerja. Ia meminta masyarakat yang telah memiliki pekerjaan agar melakukannya dengan baik supaya tidak terjadi PHK. Sedangkan bagi yang belum bekerja, kata dia, membuka peluang agar tak lagi menganggur. "Pengangguran mengakibatkan konsumsi rumah tangga berkurang," katanya.

Badan Pusat Statistik melaporkan inflasi pada Juli 2013 berada di angka 3,29 persen yang merupakan angka tertinggi sejak 2008. Padahal, sebelumnya Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo memprediksi inflasi bulan Juli 2013 mencapai 2,87 persen, atau lebih tinggi ketimbang periode tahun lalu sebesar 2,77 persen. Dari hitungan BI, inflasi hingga akhir tahun bisa melampaui 8,18 persen.

PENDAPAT
Benar sekali pendapat  Pak SBY dengan keadaan perekonomian Indonesia yang mulai terpuruk seperti ini seharusnya para pengusaha jangan dulu memPHK para karyawannya, memang dengan memPHK akan dapat mengurapi pengeluaran perusahaan tapi seharusnya dilihat dulu dampaknya. Akan banyak sekali masyarakat yang kesusahan dengan terjadinya PHK ini, ditambah lagi dengan kebutuhan yang semakin melonjak harganya. Para pengusaha seharusnya menambah lapangan kerja baru tentunya dengan tujuan mengurangi pengangguran, menambah produktifitas kerja perusahaan tersebut dan membantu menstabilkan perekonomian indonesia

Sumber:

Aturan KPR BI Tidak Pengaruhi Konsumen Atas (Tulisan 5)



Jakarta (Antara) - Aturan baru Bank Indonesia tentang larangan kredit pemilikan rumah (KPR) inden untuk rumah kedua dan seterusnya dinilai tidak akan mempengaruhi konsumen kalangan atas, tetapi berdampak pada golongan menengah ke bawah. 

"Kebijakan seperti itu akan berdampak lebih besar kepada properti kelas menengah ke bawah," kata Associate Director Research Colliers International Indonesia Ferry Salanto dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.
Menurut dia, hal tersebut karena kelas menengah lah yang biasanya membeli rumah tempat tinggal dengan menggunakan fasilitas KPR. 

Sedangkan sektor residensial kelas atas, lanjutnya, biasanya tidak menggunakan KPR sebagai sumber utama pembiayaan tetapi menggunakan tunai keras atau bertahap. Ia juga mengemukakan, guna mengantisipasi krisis terbaru yang mengakibatkan perlambatan ekonomi, sejumlah pengembang juga telah berstrategi dalam menyediakan jangka waktu pembayaran yang lebih lama dan promosi lainnya untuk menarik pembeli. 

Sebelumnya, ekonom Universitas Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko mengatakan, aturan larangan KPR inden yang dimaksudkan untuk memperketat penyaluran kredit properti itu sebenarnya menguntungkan perbankan.
"Aturan pengetatan pembiayaan kredit properti menguntungkan bank karena membuat struktur pasar semakin stabil," katanya dalam suatu diskusi belum lama ini.
Menurut dia, pengetatan pembiayaan kredit berdampak positif kepada bank karena sifat pembelian produk di sektor properti yang dinilai akan tetap selalu laku, meski harga terus melambung naik.
Bahkan, lanjutnya, terdapat gejala bahwa semakin mahal harga properti akan semakin diburu karena faktor prestise. 

"Tujuan aturan pengetatan itu adalah mengurangi ketergantungan sumber daya pengembang kepada cicilan," katanya. Selain itu, Prasetyantoko berpendapat, dengan regulasi tersebut, maka kredit properti akan lebih mudah diawasi. Mengenai kemungkinan adanya perlambatan sektor properti, ia menekankan, itulah maksud dari dikeluarkannya aturan pengetatan kredit tersebut. "Properti adalah sektor yang berbasis bahan baku impor, sedangkan jumlah impor pada saat ini harus diturunkan," katanya. (ar)

Analisis
Menurut saya seharusnya larangan kredit kepemilikan rumah jangan di hentikan, karna dengan hal ini dapat membuat semangat untuk memiliki tempat tinggal bagi masyarakat menengah kebawah. Mungkin bisa dengan cara membatasi harga rumah yg bisa menggunakan kredit, seperti rumah yang harganya cukup mahal yang mungkin hanya dimiliki bagi masyarakat kelas atas sebaikannya tidak menggunakan fasilitas KPR.

Sumber:
http://id.berita.yahoo.com/aturan-kpr-bi-tidak-pengaruhi-konsumen-atas-155823981--finance.html


Indeks BEI Dibayangi Ambil Untung (Tulisan 4)




WE.CO.ID, Jakarta - Pengamat pasar modal Reza Priyambada memproyeksikan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (16/10) dibayangi aksi ambil untung.

"Pada pekan ini IHSG BEI sedang mencoba kembali bergerak menguat memanfaatkan sentimen yang sedang positif terhadap optimisme akan tercapainya kesepakatan anggaran ekonomi AS. Namun, persepsi akan adanya pembalikan arah ke area negatif setelah indeks BEI selama tiga hari berturut-turut bergerak menguat membayangi pergerakannya," ujar Reza Priyambada yang juga Kepala Riset Trust Securities di Jakarta, Selasa (15/10/2013).

Menurut dia, kondisi itu akan menghalangi positifnya laju indeks BEI pada pekan ini. Diharapkan pelaku pasar asing kembali mencatatkan beli bersih sehinga dapat memberikan amunisi tambahan bagi positifnya laju IHSG.

Reza mengatakan bahwa pada pekan ini, diperkirakan indeks BEI akan bergerak di level batas bawah 4.498--4.510 dan batas atas di level 4.527--4.550 poin.

Ia merekomendasikan beberapa saham yang dapat diperhatikan yakni, Charoen Pokphand (CPIN), Perusahaan Gas Negara (PGAS), Tower Bersama Infrastructure (TBIG), dan Media Nusantara Cipta (MNCN).

Analisis

HD Capital, Yuganur Wijanarko menambahkan eforia kenaikan IHSG BEI pada pekan lalu didorong oleh perkembangan bursa saham regional dan AS menyusul mulai adanya arah solusi kesepakatan kenaikan batas atas utang Amerika Serikat.
"Namun, kenaikan indeks BEI pada pekan lalu dikhawatirkan akan disambut oleh aksi jual pada besok (Rabu, 16/10), bila hal itu terjadi pelaku pasar direkomendasikan untuk melakukan transaksi jangka pendek," kata dia.

Ia mengemukakan beberapa saham yang dapat diperhatikan yakni London Sumatra (LSIP), Telekomunikasi Indonesia (TLKM), Tiga Pilar Sejahtera (AISA), PT Timah (TINS). (Ant)
PENDAPAT:
Saat ini diproyeksikan bahwa indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (16/10) dibayangi aksi ambil untung. IHSG BEI sedang mencoba kembali bergerak menguat memanfaatkan sentimen yang sedang positif terhadap optimisme akan tercapainya kesepakatan anggaran ekonomi AS. Dikondisi yang seperti ini sangat bagus sekali apabila kita menginvestasikan dana pada saham - saham yang sedang naik levelnya.

Sumber:
http://wartaekonomi.co.id/berita18035/pengamat-indeks-bei-dibayangi-ambil-untung.html